Hibah PLTS Atap: Swadaya Masyarakat dalam Mendukung Transisi Energi


Akselerasi transisi energi khususnya dalam percepatan pemanfaatan PLTS atap mendapat dukungan dari berbagai pihak. Hibah Sustainable Energy Fund (SEF) yang merupakan Proyek Market Transformation for Renewable Energy and Energy Efficiency through Design and Implementation of Appropriate Mitigation Actions in Energy Sector (MTRE3) mengalokasikan dana sebesar 23 Miliar untuk insentif PLTS atap. Hibah SEF yang diluncurkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan didukung oleh Kemeneterian Keuangan pada Februari lalu menyasar tiga kategori; sosial, bisnis, dan rumah tangga.


Tujuan dari hibah SEF adalah sebagai upaya untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam penggunaan PLTS atap secara masif. Selain sebagai upaya swadaya masyarakat dalam mendorong transisi energi, pemanfaatan PLTS atap yang masif juga menjadi opsi bagi masyarakat untuk dapat menggunakan energi bersih dan ramah lingkungan. Insentif pada teknologi energi terbarukan ini juga menjadi salah satu contoh strategi pemulihan hijau pasca pandemi karena berfokus pada usaha kecil menengah, sektor sosial, dan rumah tangga. Bagi sektor usaha kecil menengah diharapkan hibah SEF yang telah digulirkan dapat dimanfaatkan dengan baik serta dapat memberikan efek berganda untuk mendukung kegiatan-kegiatan produktif.


Insentif SEF untuk PLTS atap tentunya akan membuka opsi inovasi pendanaan bagi lembaga keuangan serta pihak-pihak terkait. Ragam inovasi pembiayaan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sehingga pasar energi surya semakin masif dan berdampak terhadap bersaingnya industri dalam negeri. Informasi lebih lengkap terkait kriteria, persyaratan, dan alur permohonan hibah SEF untuk insentif PLTS Atap dapat diakses melalui Aplikasi ISURYA (www.isurya.mtre3.id) atau dapat diakses melalui halaman "Insentif PLTS Atap" pada idsolarsummit.info.

45 tampilan0 komentar